Sabtu, 15 September 2012

Budi Daya Ikan

   
   Ikan memiliki kandungan protein sangat tinggi setelah daging  dan sebagai bahan pembentuk energi dalam tubuh. Jadi kalian diupayakan harus memakan ikan supaya memiliki tenaga yang kuat.

   Memakan ikan bakar, pepes ikan atau ikan goreng sangat nikmat rasanya, tetapi jangan hanya menikmati hidangannya saja, kalian juga harus bisa melakukan pendederan, pemijahan, dan budi daya ikan supaya kalian tidak hanya membeli dari pasar. Jadi bagaimana cara pendederan dan budi daya ikan itu?Salah satunya ikan nila.

   Ikan nila merupakan jenis ikan yang secara taksonomi termasuk spesies Oreochmonis nilaticus. Ikan nila berasal dari sungai Nil di Uganda, pertama kali diimpor ke Taiwan, dari Taiwan ke Indonesia di Danau Tornado Sulawesi Utara yang selanjutnya menyebar ke seluruh wilayah Indonesia. Ikan nila memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1.Badan memanjang, bentuk tubuh pipih, sisik besar dan kasar, kepala relatif kecil, garis linearitas terputus, dan terbagi dua yaitu bagian atas dan bagian bawah dengan memiliki 5 (lima) buah sirip.
2.Banyak ditemukan di perairan tenang seperti sungai, rawa, dan danau;dapat hidup pada salinitas 0-29 per mil, suhu 14'-38'C dan ph 4,5-11.
3.Pemakan segala, sangat menyenangi pakan rotifera dan dapat diberikan pakan tambahan berupa pallet, dedak halus, dan lain-lain.

A.Cara Pendederan Ikan Nila
  -Persiapan kolam meliputi pengeringan, dan perbaikan pematang, pengolahan tanah dasar dan pembuatan kamalir.
  -Kolam dikapur dengan kapur tohor dan dipupuk dengan pupuk organik.
  -Larva ditebar pada pagi hari dan diberi pakan tambahan setiap hari selama pendederan berlangsung.

B.Cara Budi Daya Ikan Nila
  -Pembenihan.
  -Pembesaran ikan nila di kolam.
  -Pembesaran ikan nila.
  -Pengendalian penyakit ikan nila. 

Jumat, 14 September 2012

The Perfect Storm (Badai Yang Sempurna)

   The Perfect Strom adalah suatu film yang diangkat dari kisah nyata, yaitu kisah tujuh orang nelayan yang menggunakan kapal Andrea Gail untuk menangkap ikan. Sepulang dari pelayaran, kapten kapal Andrea Gail ditegur oleh pemilik kapal karena tangkapannya semakin berkurang.
   Pada malam harinya, kapten kapal (Billy), menjumpai anak buahnya yang tengah bergembira di bar untuk menyampaikan pesan bahwa dalam beberapa hari lagi mereka akan berangkat lagi ke laut bebas untuk menangkap ikan. Beberapa anak buahnya terkejut dan menolak, karena mereka baru saja pulang. Tetapi Billy mengancam mereka akan mencari yang lain bila mereka tidak mau, dan ia berjanji bahwa tangkapan hari ini akan banyak.
Beberapa hari kemudian, jadilah mereka berlayar ke lautan luas ke daerah tertentu, tetapi di sana mereka sedikit mendapat ikan dan tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Dan sang kapten diolok-olok oleh anak buahnya dan bermaksud untuk pulang saja. Akhirnya sang kapten memutuskan untuk berlayar ke Flemish Cap. Karena ia sudah berjanji bahwa tangkapan hari ini akan banyak. Flemish Cap adalah suatu tempat yang diketahui kapten melimpah dengan ikan tetapi banyak topan dan badai.
   Sesampai di Flemish Cap, para anak buahnya bergembira, karena ikannya melimpah dan mereka mendapatkan ikan hingga 30 ton. Tetapi ketika mereka mendapatkan banyak ikan, mesin pendingin ikan (mesin es) rusak, dan bersamaan dengan itu mereka menerima fax bahwa cuaca di Bermuda dan Sable Island sedang memburuk, dan sedang terjadi pertemuan antara tiga gelombang. Mendapat laporan seperti itu, kapten kapal menawarkan jalan keluar kepada anak buahnya untuk menunggu beberapa hari hingga badai lewat. Tetapi anak buahnya menolak karena ikan sudah sangat banyak dan akan membusuk apabila tidak segera dibawa pulang dan dipasarkan. Akhirnya mereka sepakat untuk pulang dan menerjang badai.


   Dari sinilah dimulai pertarungan hebat antara kapal Andrea Gail dengan badai yang berasal dari Bermuda dan Sable Island. Mereka semakin masuk ke pusat badai, di mana angin, petir, dan gelombang saling gulung menggulung dengan dahsyatnya. Setelah perjuangan demi perjuangan, akhirnya Andrea Gail kalah, kapal terbalik ketika mendaki gelombang yang sangat besar dan tinggi. Kapten kapal Billy serta anak buahnya yang berasal dari kota Goulchester ini meninggal.

Jumat, 07 September 2012

Kerjakan Pekerjaan Dengan Sebaik-baiknya

Alkisah, suatu hari, seorang bankir Amerika jalan-jalan di sebuah desa nelayan di Meksiko. Sebuah sampan kecil dengan hanya seorang nelayan di dalamnya sedang berlayar menuju pantai. Ketika sampai di pantai, bankir tersebut melihat beberapa ekor tuna besar di dalam sampan. Ia memuji hasil tangkapan si nelayan dan bertanya, "Perlu waktu berapa lama untuk menangkap ikan tuna tersebut?"

"Hanya sebentar," sahut si nelayan. "Kalau begitu, mengapa Anda tidak melaut lebih lama dan tangkap lebih banyak ikan?" tanya bankir itu lagi. "Hasil tangkapan ini sudah lebih dari cukup untuk kehidupan keluarga saya," jawab si nelayan. "Lalu apa yang Anda lakukan dengan sisa waktu Anda?" "Saya tidur malam, melaut, bermain dengan anak-anak, tidur siang dengan istri saya, jalan-jalan di desa setiap malam, main gitar dan ngobrol dengan teman-teman.Hidup saya penuh dengan kesibukan dan saya menikmatinya," kata si nelayan.
Mendengar itu, bankir Amerika itu lalu berkata,"Saya MBA dari Harvard. Saya dapat membantu Anda." Lalu menyarankan si nelayan untuk menggunakan lebih banyak waktu untuk menangkap ikan. Dengan menjual lebih banyak ikan, si nelayan akan bisa membeli perahu yang lebih besar. Dari hasil perahu yang lebih besar, dia bisa membeli beberapa kapal.

"Anda akhirnya akan punya banyak kapal penangkap ikan dan Anda tak perlu lagi menjual ikan Anda ke agen, tapi bisa langsung jual ke pabrik pengalengan ikan. Anda mengawasi produk, mengolah, dan mendistribusikannya. Kemungkinan Anda perlu pindah dari desa kecil ini ke Mexico City, lalu ke Los Angeles, dan akhirnya ke NewYork dimana Anda menjalankan dan mengekspansi perusahaan Anda," jelas si bankir.

"Berapa lama waktu yang diperlukan untuk sampai ke tahap yang Anda jelaskan?" tanya si nelayan. "Sekitar 15 sampai 20 tahun," jawab si bankir. "Sesudah itu lalu apa?" tanya si nelayan. Bankir itu tertawa dan memberikan penjelasan terbaik. "Jika waktunya sudah tepat. Anda akan jual saham perusahaan Anda kepada publik dan Anda akan menjadi sangat kaya, dan menghasilkan uang berjuta-juta dolar."

"Berjuta-juta? Lalu sesudah itu?" "Sesudah itu Anda akan pensiun. Pindah ke desa nelayan kecil di tepi pantai, tidur larut malam, menangkap sedikit ikan, bermain dengan anak, tidur siang dengan istri, jalan-jalan di desa di malam hari, main gitar dan ngobrol dengan sahabat," jelas si bankir.

Moral Cerita :
- Untuk mendapatkan sukses besar, perlu waktu lama dan kerja keras. Tak ada sukses yang jatuh dari langit.
   Tak ada jalan pintas yang bisa mendatangkan sukses abadi.
Sumber : maman-malmsteen.blogspot.com