Jumat, 14 September 2012

The Perfect Storm (Badai Yang Sempurna)

   The Perfect Strom adalah suatu film yang diangkat dari kisah nyata, yaitu kisah tujuh orang nelayan yang menggunakan kapal Andrea Gail untuk menangkap ikan. Sepulang dari pelayaran, kapten kapal Andrea Gail ditegur oleh pemilik kapal karena tangkapannya semakin berkurang.
   Pada malam harinya, kapten kapal (Billy), menjumpai anak buahnya yang tengah bergembira di bar untuk menyampaikan pesan bahwa dalam beberapa hari lagi mereka akan berangkat lagi ke laut bebas untuk menangkap ikan. Beberapa anak buahnya terkejut dan menolak, karena mereka baru saja pulang. Tetapi Billy mengancam mereka akan mencari yang lain bila mereka tidak mau, dan ia berjanji bahwa tangkapan hari ini akan banyak.
Beberapa hari kemudian, jadilah mereka berlayar ke lautan luas ke daerah tertentu, tetapi di sana mereka sedikit mendapat ikan dan tidak sesuai dengan yang dijanjikan. Dan sang kapten diolok-olok oleh anak buahnya dan bermaksud untuk pulang saja. Akhirnya sang kapten memutuskan untuk berlayar ke Flemish Cap. Karena ia sudah berjanji bahwa tangkapan hari ini akan banyak. Flemish Cap adalah suatu tempat yang diketahui kapten melimpah dengan ikan tetapi banyak topan dan badai.
   Sesampai di Flemish Cap, para anak buahnya bergembira, karena ikannya melimpah dan mereka mendapatkan ikan hingga 30 ton. Tetapi ketika mereka mendapatkan banyak ikan, mesin pendingin ikan (mesin es) rusak, dan bersamaan dengan itu mereka menerima fax bahwa cuaca di Bermuda dan Sable Island sedang memburuk, dan sedang terjadi pertemuan antara tiga gelombang. Mendapat laporan seperti itu, kapten kapal menawarkan jalan keluar kepada anak buahnya untuk menunggu beberapa hari hingga badai lewat. Tetapi anak buahnya menolak karena ikan sudah sangat banyak dan akan membusuk apabila tidak segera dibawa pulang dan dipasarkan. Akhirnya mereka sepakat untuk pulang dan menerjang badai.


   Dari sinilah dimulai pertarungan hebat antara kapal Andrea Gail dengan badai yang berasal dari Bermuda dan Sable Island. Mereka semakin masuk ke pusat badai, di mana angin, petir, dan gelombang saling gulung menggulung dengan dahsyatnya. Setelah perjuangan demi perjuangan, akhirnya Andrea Gail kalah, kapal terbalik ketika mendaki gelombang yang sangat besar dan tinggi. Kapten kapal Billy serta anak buahnya yang berasal dari kota Goulchester ini meninggal.

0 komentar:

Posting Komentar